Kenapa Harus Espresso? Ini Alasan Kopi Ini Bikin Kamu Nggak Bisa Balik ke Kopi Biasa Lagi
Kalau kamu suka kopi dan pengin naik level jadi “coffee enthusiast” sejati, kamu nggak bisa melewatkan yang satu ini: espresso. Ya, espresso itu bukan cuma sekadar kopi hitam pekat yang disajikan dalam cangkir kecil, tapi juga pondasi utama dari banyak minuman kopi favorit seperti cappuccino, latte, hingga americano.
Tapi, apa sih sebenarnya espresso itu? Gimana cara bikinnya? Dan yang paling penting, pakai kopi apa biar rasanya bisa bikin senyum sendiri tiap tegukan? Yuk, kita bahas tuntas di artikel ini plus cerita pengalaman nyata dari pecinta kopi yang nggak bisa lepas dari segelas espresso setiap pagi.
Apa Itu Espresso?

Espresso adalah metode penyeduhan kopi dengan tekanan tinggi dan waktu singkat. Dalam waktu sekitar 25-30 detik, air panas dialirkan melalui kopi bubuk halus dengan tekanan sekitar 9 bar. Hasilnya? Segelas kecil kopi kental, pekat, dan berlapis crema busa emas yang terbentuk dari minyak kopi dan udara.
Dibandingkan metode lain seperti pour over atau french press, espresso punya rasa yang lebih kuat, intens, dan sering kali dengan aftertaste yang tajam. Ini bukan kopi biasa. Ini adalah seni.
Asal Usul Espresso

Espresso pertama kali muncul di Italia, sekitar awal 1900-an. Orang Italia pada zaman itu ingin menemukan cara menyeduh kopi lebih cepat. Lahirlah mesin espresso pertama yang menggunakan tekanan uap untuk membuat kopi dalam hitungan detik. Dari sana, espresso menjadi budaya dan bahkan identitas nasional.
Sampai sekarang, espresso adalah bagian penting dalam kehidupan sehari-hari orang Italia dan kini telah menjelma jadi ikon global yang dikagumi pecinta kopi di seluruh dunia.
Espresso Pakai Kopi Apa?
Satu hal yang harus kamu tahu, nggak semua jenis kopi cocok untuk espresso.
Biasanya, espresso dibuat dari house blend atau campuran biji kopi yang sudah diracik khusus untuk memberikan rasa seimbang antara keasaman, kepahitan, dan body. Nah, salah satu contoh yang bisa kamu coba adalah JnC Coffee House Blend Bronze. Campuran kopi dengan grade commercial ini dirancang khusus untuk kamu yang butuh espresso berkualitas tapi tetap ramah di kantong.
House blend ini biasanya merupakan campuran Arabika dan Robusta dari berbagai daerah seperti:
- Aceh Gayo
- Toraja
- Mandailing
- Flores
Masing-masing punya karakter yang saling melengkapi: Arabika dengan keasaman dan aroma floral-nya, Robusta dengan body tebal dan kadar kafein tinggi.
Tutorial Cara Bikin Espresso di Rumah

1. Alat yang Dibutuhkan:
- Mesin espresso (home espresso machine)
- Grinder (penggiling kopi)
- Timbangan digital
- Tamper
- Portafilter
2. Langkah-langkah:
- Giling Biji Kopi: Gunakan grind size espresso (halus, tapi tidak sehalus bedak). Sekitar 18 gram kopi untuk double shot.
- Masukkan ke Portafilter: Ratakan dan padatkan bubuk kopi dengan tamper secara merata dan kuat.
- Ekstraksi: Pasang portafilter di mesin, tekan tombol ekstraksi selama 25-30 detik.
- Nikmati: Kamu akan mendapatkan sekitar 30-40 ml espresso dengan lapisan crema.
Tips: Gunakan kopi yang fresh dan air bersih berkualitas.
Cara Minum Espresso
Nggak asal teguk, bro! Espresso punya cara minumnya sendiri:
- Cium aromanya dulu. Ini bagian penting karena aroma espresso sangat kompleks.
- Aduk pakai sendok kecil. Crema bisa menutupi rasa di bawahnya, jadi aduk perlahan untuk mencampur rasa.
- Minum dalam satu hingga dua teguk. Biarkan rasanya menyebar di lidah.
- Nikmati aftertaste. Rasa espresso biasanya bertahan lama di mulut dan itulah bagian terbaiknya.
True Story, Pengalaman Pertama Minum Espresso
“Gue dulu nggak suka kopi hitam. Terlalu pahit, terlalu keras. Tapi suatu hari, pas lagi nongkrong di kedai kecil di Bogor, baristanya nawarin espresso. Dia bilang, ‘Coba ini, house blend baru dari JnC. Lo bakal suka.’ Dan bener aja, begitu gue cium aromanya ada wangi cokelat dan kacang panggang yang halus gue langsung penasaran. Begitu diseruput… Boom! Rasanya kuat, tapi nggak nyakitin. Ada sedikit rasa buah kering dan pahit manis kayak dark chocolate. Sejak hari itu, espresso jadi ritual pagi gue. Rasanya kayak lo ditampar halus biar bangun dan fokus seharian.”
Cerita ini bukan cuma soal kopi, tapi soal momen. Dan espresso punya kekuatan buat menciptakan momen itu.
Kenapa Espresso Jadi Pilihan Banyak Orang?
- Cepat: Bisa diseduh hanya dalam 30 detik.
- Kuat: Kadar kafeinnya tinggi dalam volume kecil.
- Fleksibel: Bisa jadi base untuk cappuccino, latte, macchiato, dan lain-lain.
- Ritual: Buat banyak orang, minum espresso bukan sekadar ngopi. Tapi bagian dari gaya hidup.
Rekomendasi Espresso dengan JnC Coffee House Blend Bronze

Kalau kamu lagi cari kopi yang cocok untuk espresso dan nggak bikin kantong jebol, coba JnC Coffee House Blend Bronze. Ini adalah secret blend kopi dengan grade commercial, diracik khusus untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang pengin rasa espresso tetap otentik tapi harga bersahabat.

- Ketersediaan: Hanya dalam bentuk bubuk 1 KG
- Karakter rasa: Bold, earthy, sedikit nutty dengan body kuat
- Harga: Terjangkau, bisa kamu cek langsung di Shopee: Klik di sini
Espresso adalah inti dari dunia kopi. Ia adalah rasa, ritual, dan pengalaman yang nggak tergantikan. Dari sejarahnya di Italia sampai mesin espresso modern, dari house blend lokal seperti JnC hingga pengalaman pribadi saat menyeruput tegukan pertama semuanya menunjukkan bahwa espresso lebih dari sekadar minuman. Ia adalah pernyataan.
Cari tau juga: Produsen dan Supplier Bubuk Minuman
Kalau kamu belum pernah coba espresso yang sebenarnya, mungkin ini saatnya. Dan kalau kamu mau mulai dari rumah, mulai aja dulu dengan bubuk kopi dari JnC. Siapa tahu, kamu bakal jadi coffee snob berikutnya.
Selamat mencoba, dan selamat menikmati hidup satu tegukan espresso dalam satu waktu.